“Mati logika,
putuslah asa, sembah dunia. Persetan semua ajarannya jadikan nyata
hancurkan dosa. Hiduplah dengan rakusnya dunia. Habislah semua sampah
logika. TUHAN TELAH MATI”
kira-kira seperti itulah kutipan dari
Forgotten lagu yang berjudul Tuhan telah mati. Sebelum saya
mengetahui kalau ternyata Nietzche mengatakan “Tuhan telah mati”
di sebuah buku yang saya temukan dan tidak sengaja buku terdapat
kutipan “Tuhan telah mati” yang baru-baru ini saya ketahui
ternyata kutipan itu dari Nietzche. Sebelumnya yang saya ketahui
Tuhan telah mati itu di salah satu band Death metal dari Bandung yang
terbentuk 1994.
Ketika kita mendengar kata Tuhan telah
mati terlintas sebuah sekte sesat. Namun disini forgotten ingin
menjelaskan bahwa manusia yang telah melupakan Tuhannya, manusia lupa
akan dosa dan hanya menyembah dunia. Sehingga telah membunuh Tuhan
secara esensi. Karena manusia telah lupa akan dosa dan ajarannya.
Dengan dentuman blast beat drumming
yang membuat para metalhead memutar kepalanya sampai putus, distorsi
yang berat dapat menyayat telinga dan dengan deep grwling khas tehnik
vokal death metal. Dapat memberi aroma anyir pada moshpit yang
membuat para metalhead semakin brutal melakukan serangkaian ritual
mereka, yaitu headbang, moshing atau wall of death.
Death metal sendiri sebenarnya adalah
subgenre yang ekstrem dari heavy metal. Death metal muncul pada
pertengangahan 1980-an. Slayer adalah band paling berbahaya ketika
itu. Dengan lirik lagu tentang kematian, kekerasan peperangan dan
satanism.Album mereka yang ketiga berjudul “REIGN IN BLOOD”
mengilhami seluruh genre death metal. Berdampak besar terdapat leader
genre yaitu Death, Obituary dan Morbid Angel.
Selain death metal masih banyak
sub-subgenre dari musik metal yaitu thrash metal, heavy metal,
metalcore dan masih banyak lagi. Namun disini saya tidak akan
membahas masalah tehnik dalam besmusik. Karena saya tidak mempunyai
kemampuan untuk bermusik.
Budaya literas yang begitu kental
dalam musik bawah tanah ini yang menarik perhatian saya. Selain
subgenre yang begitu kaya. Metal mempunyai diksi atau kata yang
sanyngat kaya dan berani. Walaupun tidak dapat didengar karena parau.
Salah satu contohnya seperti “Tuhan telah mati” yang diambil dari
kutipan F. Nietzche yang menjadi kontroversi. Tidak hanya itu
forgotten juga mempunytai beberapa judul lagfu dan lirik yang
bertemakan satanism seperti judul lagu lagunya tiga angka enam,
republik bintang tengkorak dan hidup adalah kutukan.
Tidak hanya forgotten, masih banyak
band2 sseperti forgotten yang mempunyai budaya literasi yang bagus
seperti deadsquad “Tersumpal dogma penuh kepalsuan. Refleksi
keimanan yang semakin instan. Syair ayat sumbang dikumandangkan untuk
memuja yang boiasa disana. Khotbah diatas mimbar bersama lucifer.
Parade laskar binatang. Manufaktur replika baptis. Paksakan sebuah
harga mati” sebuah potongan lirik lagu dari deadsquad berjudul
“manufaktur replika baptis. Lirik yang begitu keras dinyanyikan
dengan suara parau khas death metal.
Musik ini sangat parau dan tidak bisa
didengar namun apabila kita menggali dan mencari lirik dari musik
ini akan menambah banyak sekali gaya bahasa yang dapat diadopsi.
Itulah mengapa saya suka musik underground.
Banyak pula lirik-lirik yang berbau
perlawanan dan metal adalah salah satu bentuk keberagaman karena
musik ini bersifat fleksibel dan dapat dipadukan dengan bahasa atau
alat musik traditionalyang sangat banyak di Indonesia salah satunya
karinding attack yang menggunakan alat musik traditional karinding
dari bandung. Juga dapat pula dipadukan dengan bahasa traditional
seperti Jasad pada lagunya yang berjudl kujang rompang dan getih jang
getih yang kental dengan bahasa sunda. Itu meembuktikan walaupun
berbeda musik ini tidak pernah kehilangan penikmatnya.
Mereka pula yang telah berkecimpung
dimusik ini telah membuktikan eksistensi mereka tanpa harus mengikuti
arus pasar mainstream. Mereka tetap berdikari dan berpegang teguh
pada idealismenya. Telah banyak bukti mereka mampu berprestasi.
Seperti death vomit yang telah menyelesaikan tour australianya dan
Burgerkill yang telah dinobatkan sebagai pemenang Metal as F*ck
Golden Gods 2013, metal hammer inggris. []
budayakan kritis
dalam berfikir
dan
tetap stay metal
catatan
: 10 juni 2014
Tidak ada komentar:
Posting Komentar